Obat aborsi atau obat penggugur kandungan yang biasa digunakan adalah misoprostol dan mifepristone. Karena sulitnya mendapatkan obat aborsi ini, wanita lebih memilih untuk membelinya secara online. Seperti yang kita lihat, obat ini banyak diperjual-belikan secara online dan tidak ada yang tahu apakah obat yang diperdagangkan itu asli atau palsu. Disisi lain, jumlah wanita yang melakukan aborsi setiap tahunnya semakin bertambah. Berbagai macam kisah penipuan online telah kami terima melalui pengalaman pasien kami.
OBAT ABORSI MISOPROSTOL DAN MIFEPRISTONE

Kombinasi 2 obat aborsi inilah yang biasa digunakan untuk menggugurkan kandungan. Obat aborsi ini biasanya dapat digunakan untuk usia kehamilan maksimal 8 minggu dengan persentase keberhasilan 60%. Meskipun begitu penggunaan obat aborsi hanya dapat dilakukan di klinik dan didampingi oleh dokter.
CARA ABORSI MEDIS
- Mengkonsumsi obat pertama (baik mifepristone atau metotreksat). Hal ini menyebabkan perdarahan atau flek, tetapi prosedur ini tidak lengkap.
- Dalam beberapa hari kemudian, anda harus mengkonsumsi misoprostol. Dalam beberapa jam setelah minum, anda akan mulai mengalami kram kuat dan perdarahan. Anda juga mungkin mengalami mual, muntah, diare, demam, menggigil, atau merasa lelah.
- Penting bagi Anda untuk melakukan checkup ke klinik atau rumah sakit untuk memastikan bahwa aborsi telah selesai. Dalam kasus aborsi tidak lengkap, anda mungkin perlu untuk mengambil dosis tambahan misoprostol atau hanya menunggu dan kembali untuk kunjungan lagi dalam satu atau dua minggu. Namun jika kehamilan masih terus berkembang, anda akan memerlukan aborsi aspirasi/vakum di klinik.
Walaupun kami telah menguraikan prosedur aborsi medis dengan menggunakan obat seperti diatas, namun kami sangat tidak menganjurkan metode ini dilakukan tanpa pengawasan dokter. Mengingat metode ini sangat berbahaya dan beresiko terhadap pasien bahkan dapat mengakibatkan pendarahan hebat apabila metode ini dilakukan tidak dengan cara yang benar.
Banyak yang datang ke klinik setelah mencoba mengakhiri kehamilannya menggunakan obat aborsi secara mandiri, dan kemudian mengalami pendarahan hebat namun kehamilan masih terus berlanjut. Ini berarti tindakan aborsi medis tersebut gagal dan hanya membuang tenaga serta uang secara sia-sia karena pasien tetap harus melakukan aborsi aspirasi/kuret untuk membersihkan potongan-potongan janin yang tersisa di dalam rahim. Apabila tindakan tersebut tidak dilakukan, sisa-sisa janin di dalam rahim tersebut dapat menyebabkan infeksi dan memicu kanker rahim bagi ibu.
APA EFEK SAMPING YANG BIASA TERJADI?
Misoprostol adalah obat sakit maag yang juga memiliki kontradiksi dapat menggugurkan kandungan. Cara menggugurkan kandungan dengan obat ini memiliki efek samping seperti : Sakit kepala, muntah, diare, kram hebat, pendarahan.
Penggunaan obat misoprostol dan mifepristone tidak diperbolehkan jika :
-Memiliki masalah pembekuan darah
-Memiliki penyakit anemia
-Memiliki Kegagalan adrenal
-Memiliki kehamilan ektopik
-Memiliki penyakit keturunan porfiria
-Alergi
Penggunaan obat misoprostol dan mifepristone tidak diperbolehkan jika :
-Memiliki masalah pembekuan darah
-Memiliki penyakit anemia
-Memiliki Kegagalan adrenal
-Memiliki kehamilan ektopik
-Memiliki penyakit keturunan porfiria
-Alergi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar